Dampak Media Sosial terhadap Pergeseran Bahasa Gorontalo pada Generasi Muda: Analisis Konten TikTok dan Instagram
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alwasilah, A. C. (2012). Etnopedagogi: Membangun karakter bangsa melalui pembelajaran bahasa daerah. PT Remaja Rosdakarya.
APJII. (2022). Laporan survei penetrasi pengguna internet Indonesia 2022. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Arfan, M., Djafar, S., & Hi. Abdullah. (2021). Language shift among Gorontalo youths: A sociolinguistic analysis. Journal of Southeast Asian Languages, 14(3), 45–62.
Arsip Lonto Bahasa. (2023). Koleksi konten audio-visual bahasa Gorontalo. Dinas Kominfo Gorontalo.
Badan Bahasa. (2021). Statistik vitalitas bahasa daerah di Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
BPK RI. (2022). Laporan audit kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
BPS. (2020). Hasil sensus penduduk 2020: Bahasa dan etnisitas. Badan Pusat Statistik.
Crystal, D. (2000). Language death. Cambridge University Press.
Data Hulontalo.com. (2023). Statistik podcast bahasa Gorontalo 2023. PT Media Gorontalo.
Data Spotify Indonesia. (2023). Laporan streams lagu "Hulontalo" Aldi Bimantoro. Spotify for Artists.
Dinas Kebudayaan Gorontalo. (2023). FGD persepsi generasi muda terhadap bahasa Gorontalo. Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Dinas Kebudayaan Gorontalo. (2023). Laporan analisis konten media sosial #Gorontalo 2023. Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Dinas Kependudukan Gorontalo. (2023). Laporan dinamika kependudukan dan bahasa rumah tangga. Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Dinas Kominfo Gorontalo. (2023). Laporan pengembangan aplikasi Lonto Bahasa. Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Dinas Pendidikan Gorontalo. (2023). Laporan program beasiswa pelatihan konten digital. Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Duolingo. (2023). Hawaiian language course impact report 2023. Duolingo for Schools.
Errington, J. (1998). Shifting languages: Interaction and identity in Javanese Indonesia. Cambridge University Press.
Ethnologue. (2023). Languages of Indonesia. SIL International.
Febriani, L. (2020). Intergenerational language transmission in Gorontalo families. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 10(1), 112–125.
García, O. (2009). Bilingual education in the 21st century: A global perspective. Wiley-Blackwell.
Gorontalo Language Center. (2022). Laporan adaptasi kosakata modern bahasa Gorontalo. Kemdikbud RI.
Ivanova, A. (2022). Social media and minority languages: A double-edged sword. Journal of Sociolinguistics Studies, 16(2), 45–67.
Kantor Bahasa Gorontalo. (2022). Pemetaan bahasa daerah di Sulawesi Utara. Kemdikbud RI.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2023). Survei persepsi bahasa pelajar SMA se-Indonesia. Kemdikbud RI.
Kelly-Holmes, H. (2020). Digital language activism: Minority languages in the online space. Palgrave Macmillan.
Kemdikbud. (2023). Platform Guru Belajar dan Berbagi. https://gurubelajardanberbagi.kemdikbud.go.id
KPPBG. (2023). Laporan akhir kampanye #AkuCintaBahasaGorontalo 2022–2023. Komunitas Pemuda Pelestari Budaya Gorontalo.
Kroskrity, P. V. (2004). Language ideologies. Dalam A. Duranti (Ed.), A companion to linguistic anthropology (hlm. 496–517). Blackwell.
Labov, W. (1966). The social stratification of English in New York City. Center for Applied Linguistics.
Laporan Disdik Jabar. (2023). Evaluasi program pelatihan guru bahasa Sunda 2022. Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Laporan Gorontalo Cartoon. (2023). Analisis engagement serial "Bilolaya". Studio Gorontalo Cartoon.
Laporan Lonto Bahasa. (2023). Statistik pengguna aplikasi Lonto Bahasa 2023. Dinas Kominfo Gorontalo.
Laporan UGM. (2023). Tiga tahun laboratorium bahasa Jawa: Capaian dan tantangan. Universitas Gadjah Mada.
MoU Dinas Kominfo-Duolingo. (2023). Nota kesepahaman pengembangan modul bahasa Gorontalo. Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Nur, S. (2023). Bahasa Inggris dan mobilitas sosial pemuda Gorontalo. Penerbit Universitas Hasanuddin.
Nur, S. (2023). English as a symbol of prestige: A case study of Gorontalo’s urban youth. ASEAN Journal of Sociolinguistics, 8(1), 88–104.
Nurhayati, S. (2023). Digital identity and language choice among Indonesian youth. ASEAN Journal of Digital Culture, 7(1), 112–130.
Pemprov Bali. (2023). Implementasi Perda No. 1/2018 tentang Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Pemerintah Provinsi Bali.
Rahman, F. (2021). Digital media and the marginalization of regional languages in Indonesia. Journal of Language and Culture, 12(2), 77–95.
Rahman, F. (2023). Konten kreatif dan bahasa daerah: Analisis media sosial Gorontalo. Jurnal Komunikasi Indonesia, 11(3), 45–60.
Social Blade. (2023). Analisis hashtag #Gorontalo di TikTok 2023. https://socialblade.com
Survei Pengguna. (2023). Evaluasi aplikasi Lonto Bahasa oleh pengguna aktif. Lembaga Penelitian Universitas Gorontalo.
TikTok Indonesia. (2022). Laporan tren konten daerah 2022. TikTok for Business.
TikTok UK. (2022). #SaySomethingInWelsh: One year impact report. TikTok for Business.
UNESCO. (2022). Guidelines for digital revitalization of endangered languages. UNESCO Publishing.
UNESCO. (2023). Atlas of the world’s languages in danger. http://www.unesco.org/languages-atlas
Wijaya, D. (2023). Stigma dan bahasa daerah: Studi komentar media sosial Gorontalo. Laporan Kerjasama Dinas Kebudayaan Gorontalo dan Universitas Negeri Gorontalo.
Wijaya, D., & Tim Peneliti Bahasa Gorontalo. (2023). Analisis konten media sosial dan pergeseran bahasa daerah. Laporan Kerjasama Dinas Kebudayaan Gorontalo dan Universitas Negeri Gorontalo.
DOI: http://dx.doi.org/10.37905/rjppbi.v5i1.2962
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Dipublikasikan oleh:
![]() | Prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo, Jln. Jend. Sudirman No. 6 Kota Gorontalo, email: reduplikasijournal@gmail.com, laman: http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Reduplikasi |
Indexed in: