Upaya Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar IPA Melalui Pembelajaran Daring Berbasis Whatsapp Group Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Buntulia Semester 2 Tahun Pelajaran 2020/2021

Aryuningsih I. Abd. Rahman Zakaria

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPA dengan pembelajaran daring berbasis Whatsapp Group. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan pada masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan empat tahapan yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, (4) refleksi. Subjek penelitian adalah kelas IX SMP Negeri . 1 Buntulia dengan jumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dengan triangulasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis diskriptif teknik persentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keaktifan siswa pada studi awal hanya 6 siswa atau 33,33%, naik menjadi 12 siswa atau 66,67% pada siklus pertama, dan 100% atau 18 siswa pada siklus kedua . Hal tersebut didukung pula oleh kenaikan hasil belajar siswa dari rata-rata pada studi awal hanya 57,78 naik menjadi 67,72 pada siklus pertama, dan 77,22 pada siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan belajar sebanyak 3 siswa (16,67%)pada studi awal, 66,67% atau 12 siswa pada siklus pertama, 16 siswa atau 88,89% pada siklus kedua sehingga dapat simpulkan bahwa semua indikator dan kriteria keberhasilan proses perbaikan pembelajaran telah terpenuhi dan tercapai pada siklus kedua. Dari data tersebut terlihat bahwa penerapan pembelajaran daring berbasis Whatsapp Group terbukti dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar IPA siswa kelas IX SMP Negeri. 1 Buntulia Semester 2 Tahun Pelajaran 2020/2021.

Keywords


Whatsapp Group, keaktifan, prestasi belajar

Full Text:

PDF

References


Abu Ahmadi, 1990. Strategi Belajar Mengajar Bandung: CV Pustaka Setia

Anton, M, Mulyono. 2001. Aktivitas Belajar. Bandung. Yrama.

Arikunto, Suharsimi., 2009, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Bumi Aksara, Jakarta.

Darsono, Max. 2001. Belajar dan Pembelajaran. Semarang : IKIP Semarang Press.

Depdiknas .2003. Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan

nasional. Jakarta : Depdiknas,

Depdiknas. 2003. Undang-undang No. 20 tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional

Beserta Penjelasannya Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Depdiknas. 2005. Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas.

Dimyati, Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Wina Sanjaya., 2009. Kurikulum Dan Pembelajaran, jakarta : Kencana Prenada Media

Group

Afnibar, Fajhriani. (2020). Pemanfaatan Whatsapp Sebagai Media Komuniaksi Antara

Dosen dan Mahasiswa dalam Menunjang Kegiatan Belajar.

Alimuddin.Tawany Rahamma, dan M. Nadjib.2015.Intensitas Penggunaan E-Learning

Dalam Menunjang Pembelajaran Mahasiswa Program Sarjana Di

Universitas Hasanuddin. (http://95461-ID-intensitas-penggunaan-elearning-

dalam-m, diakses 10 Februari 2020).

Astini, N. K. S. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Tingkat

Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19.LAMPUHYANG,11(2), 13-25.

Barhoumi, C. (2015). The effectiveness of WhatsApp mobile learning activities guided by

activty theory on students' knowledge management. Contemporary

Educational Technology, 6(3), 221-238.

files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1105764.pdf. Diakses 23 Desember 2016.

Bilfaqih, Y., Qomarudin, M.N., 2015. Esensi Penyusunan Materi Daring Untuk

Pendidikan Dan Pelatihan. Yogyakarta: DeePublish

Mustofa, M. I., Chodzirin, M., & Sayekti, L. (2019). Formulasi Model Perkuliahan

Daring Sebagai Upaya Menekan Disparitas Kualitas Perguruan Tinggi. 151-

Hadisi, dan Muna. (2015). Pengelolaan Teknologi Informasi Dalam Menciptakan Model

Inovasi Pembelajaran ( E-Learning ). Jurnal Al-Ta’dib, 8, 127–132.

Cahya A, Hendri.S, Imam.A, Retno. 2014. Analisis Tingkat Kontribusi Teknologi Dalam

Produksi Keripik Buah Menggunakan Metode Technology Coefficien

Contribution (TCC) di Kabupaten Malang. Malang: Jurnal, Universitas

Brawijaya.

Lovy Herayanti, M. Fuadunnazmi, dan Habibi 2017) ”Pengembangan Media

Pembelajaran Berbasis Moodle Pada Matakuliah Fisika Dasar”. Mataram:

FPMIPA IKIP Mataram

Wilujeng, Insih, Agus Setiawan, dan Liliasari. 2010. Kompetensi IPA Terintegrasi

Melalui Pendekatan Keterampilan Proses Mahasiswa S-1 Pendidikan IPA.

Jurnal Cakrawala Pendidikan No. 3.Yogyakarta:

Jumiatmoko. (2016). Jurnal Whatsapp Messenger Dalam Tinjauan Manfaat Dan Adab.

(1, 2, 3): 52-54

Kartika, A. R. (2018). Model Pembelajaran Daring. Journal of Early Childhood Care &

Education, 27

Chiappetta,E.L.,&Koballa, T.R.(2010). Science Instruction in The Middle and

Secondinary Schools Developing Fundamental Knowledge and Skills. USA:

Pearson Inc.

Eko Kuntarto (2017). Kefektifan Model Pembelajaran Daring Dalam Perkuliahan

Bahasa Indonesia Diperguruan Tinggi” Journal Indonesian Language

Education and Literature / ILE&E/Vol.3 No. 1

Yamin, Martinis. 2007. Profesionalisasi Guru & Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung.

Persada Press

J. Moleong, Lexy. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya; Bandung.

Mustofa, M. I., Chodzirin, M., & Sayekti, L. (2019). Formulasi Model Perkuliahan

Daring Sebagai Upaya Menekan Disparitas Kualitas Perguruan Tinggi. 151-

National Science Teachers Association. (2003). Standar for Science Teacher

Preparation: Revised 2003. [Online]. Tersedia:

http://www.nsta.org/pdfs/NSTAstandards2003.pdf. [2 September 2007]

W.J.S, Poerwadarminta (1992), Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai. Pustaka,

Jakarta

Pranajaya, & Hendra Wicaksono. (2017). Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp (WA) Di

Kalangan Pelajar (Studi kasus Di MTs Al Muddatsiriyah dan MTs jakarta

Pusat). Prosiding SNaPP2017 Sosial, Ekonomi, Dan Humaniora, Vol 7,

No.1, 98–109. Diakses

darihttp://proceeding.unisba.ac.id/index.php/sosial/article/view/808

Raka Joni,T.(1992), Pokok-Pokok Pikiran Mengenai Pendidikan Guru, Jakarta: Ditjen

Dikti Depdiknas

Rosarians, F., Warsono, A., Fikri, A., & Permana, S. (2020, March 16). Belajar di Rumah

Lewat WhatsApp. https://koran.tempo.co/read/metro/451002/belajar-dirumah-

lewat-whatsapp?

Sanjaya (2007, h. 54) Wina Sanjaya. (2007). Strategi Pembelajaran Berorientasi

Standar.Jakarta : Kencana, Prenada Media Group.

Sari, P. (2015). Memotivasi Belajar Dengan Menggunakan E-Learning. Jurnal Ummul

Qura, 6, 28–29

Seno, & Zainal, A. E. (2019). Persepsi Mahasiswa Terhadap Pelaksanaan E-Learning

Dalam Mata Kuliah Manajemen Sistem Informasi. Jurnal Kajian Teknologi

Pendidikan, 02, 183

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka

Cipta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Remaja

Rosdakarya

Sund, Robert B. & Leslie W. Trowbridge. (1973).Teaching Science By Inquiry in The

Secondary School. Second edition. London: Charles E. Merrill Publishing

Company.

Suryadi, Edi. 2018. Strategi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Syaiful Sagala, 2003. Konsep dan Makna Pembelajaran Bandung : Alfabeta2

Trefil, James dan Hazen, Robert. 2007. The Sciences an Integrated Approach, Edisi ke-

USA:John Wiley & Sons, Inc.

Wardani. 2009. Riset Sumber Daya Manusia. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Winkel W.S. 1991. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo

Yensy, N.A. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Example Non

Example dengan Menggunakan Alat Peraga untuk Meningkatkan Hasil

Belajar Siswa di Kelas VIII SMP N 1 Argamakmur. Jurnal Pendidikan IPA

dan Sains. Exacta. Vol. X No 1 Juni 2012. Jurusan PMIPA FKIP UNIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.37905/aksara.8.1.591-502.2022

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Publisher:
Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128 e-mail: jurnalaksara@ung.ac.id
http://ejurnal.pps.ung.ac.id