Filsafat Pendidikan Islam dan Keterlibatan Masyarakat Dalam Membentuk Kesadaran Kolektif
Abstract
Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk manusia dan masyarakat sesuai nilai sosial yang berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis landasan filosofis pendidikan Islam dan relevansinya terhadap keterlibatan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan normatif-hermeneutik melalui kajian literatur klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam menekankan integrasi dimensi spiritual, moral, intelektual, dan sosial dalam pembentukan insan kamil, di mana partisipasi masyarakat menjadi faktor penentu kebermaknaan pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Islam dalam pendidikan dan kehidupan sosial berkontribusi pada terbentuknya masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ariani, R. (2024). Analisis pembinaan karakter: Membangun transformasi insan kamil menurut pemikiran Imam Al-Ghazali. Jurnal Inovatif Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 174–187.
Br Tarigan, G. N. P. (2022). Hakikat manusia dalam pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Mahasiswa, 1(3), 101–113.
Hamidah. (2020). Al-Ukhuwah al-Ijtima’iyah wa al-Insaniyah: Kajian terhadap pluralisme agama dan kerjasama kemanusiaan. Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, 21(2), 321–330.
Hermawan, I. (2020). Konsep amanah dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 12(2), 143–152.
Juabdin Sada, H. (2017). Peran masyarakat dalam pendidikan perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 118–129.
Pangesti, G. N. (2022). Hakikat manusia dalam pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Mahasiswa,1(3),101–110.
Pranatawibawa, N. H. H., Yahiji, K., Rostitawati, T., & Umar, F. (2023). Pemikiran modern dalam Islam: Sejarah pemikiran modern Islam KH. Ahmad Dahlan.
Rafiqah, L. (2020). Ukhuwah Islamiyah antara konsep dan realitas. STAI Diniyah Pekanbaru, 5(1), 31–40.
Rusmiati, E. T. (2023). Transformasi peran masjid pada zaman modern: Studi kasus pada Masjid Agung dan Masjid Al-Azhom Kota Tangerang. PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora, 4(2), 54–60.
Santrock, J. W. (2022). Psychology. New York, NY: McGraw-Hill.
Shihab, M. Q. (2007). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir tematik atas pelbagai persoalan umat. Bandung: Mizan.
Siahaan, H. M. (1986). Pengantar ke arah sejarah dan teori sosiologi. Jakarta: Erlangga.
Suparjo. (2022). Pemikiran filsafat pendidikan Islam: Mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam konteks pendidikan holistik. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 3(2), 457–470.
Suyanto. (2023). Pendidikan karakter di sekolah. Jakarta: Rajawali Press.
Ya’kub. (2023). Filsafat pendidikan dalam perspektif Islam. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 14(2), 164–175.
Zahroh, F. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Kajian Islam, 1(1), 1–10
DOI: http://dx.doi.org/10.37905/aksara.12.1.115-122.2026
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Publisher:
Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128 e-mail: jurnalaksara@ung.ac.id
http://ejurnal.pps.ung.ac.id






