Kaitan Struktur Vegetasi Mangrove dengan Lingkungan Fisik di Pulau Dompak Kota Tanjungpinang

Zulfikar Affandi, Ernik Yuliana, Lina Warlina

Abstract


Mangrove tidak hanya berperan dalam menjaga ekosistem pesisir dan sumber daya laut, tetapi juga memiliki dampak sosial-ekonomi yang signifikan untuk masyarakat setempat. Penelitian ini menganalisis struktur vegetasi ekosistem mangrove di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan penjelasan kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa Avicennia marina mendominasi tingkat pertumbuhan semaian dan anakan, sementara Rhizophora apiculata mendominasi tingkat pohon. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Pulau Dompak dikategorikan sebagai baik. Meskipun pembangunan yang pesat berdampak pada parameter lingkungan, ekosistem mangrove masih mampu mempertahankan struktur vegetasi dan keberagaman ikan yang cukup baik.

Keywords


Ekologi; Sosial; Ekonomi; Ekosistem; Mangrove

Full Text:

PDF

References


Kathiresan, K., & Bingham, B. L. (2001). Biology of Mangroves and Mangrove Ecosystems. Oxford University Press.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Indikasi Area Terbuka di Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam. Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

Mitra, A. (2014). Mangrove Ecosystems of Asia: Status, Challenges, and Management Strategies. Springer.

Samsu. (2017). Metode penelitian: teori dan aplikasi penelitian kualitatif, kuantitatif, mixed methods, serta research and development. In Rusmini (Ed.), Diterbitkan oleh: Pusat Studi Agama dan Kemasyarakatan (PUSAKA). Pusaka Jambi.

Studi, P., Kelautan, T., & Pascasarjana, S. (2021). Using Satellite Imagery in Dompak Island. April, 39–56.

Takarendehang, R., Sondak, C. F. A., Kaligis, E., Kumampung, D., Manembu, I. S., & Rembet, U. N. W. J. (2018). Kondisi ekologi dan nilai manfaat hutan mangrove di Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 6(2), 45–56. https://doi.org/10.35800/jplt.6.2.2018.21526

Warpur, M. (2016). Struktur vegetasi hutan mangrove dan pemanfaatannya di Kampung Ababiaidi Distrik Supiori Selatan Kabupaten Supiori. Jurnal Biodjati, 1(1), 19–30. https://doi.org/10.15575/biodjati.v1i1.1040

Waty, L., & Ulfah, F. (2013). Valuasi ekonomi hutan mangrove di Pulau Kepulauan Riau. Dinamika Maritim, IV(1), 45–52.




DOI: http://dx.doi.org/10.37905/aksara.10.1.43-52.2024

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Publisher:
Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128 e-mail: jurnalaksara@ung.ac.id
http://ejurnal.pps.ung.ac.id