Implementasi Manajemen Konflik pada SMA Kristen YPKM Manado

Viktory N. J. Rotty, Elni J. Usoh, Setny Raube, Siska Saselah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang (1) Bagaimana implementasi manajemen konflik pada SMA Kristen YPKM Manado. (2) Faktor-faktor apa saja yang mendukung implementasi manajemen konflik pada SMA Kristen YPKM Manado. (3) Faktor-faktor apa saja yang menghambat implementasi manajemen konflik pada SMA Kristen YPKM Manado dan (4) Upaya-upaya apakah yang dilakukan untuk mengatasi faktor-faktor penghambat implementasi manajemen konflik pada SMA Kristen YPKM Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan  metode deskriptif analitis. Pengumpulan  data  menggunakan  teknik  observasi, studi dokumentasi, dan wawancara. Analisis  data dilakukan  secara  induktif  dengan  model  analisis  interaktif.  Pemeriksaan dan pengecekan ini  didasarkan  pada  kriteria uji  kredibilitas dengan menggunakan cara pengecekan  triangulasi  data  yaitu  pengecekan keabsahan data dengan berbagai sumber, cara, dan waktu. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka ditemukan (1) Konflik pada diri individu itu sendiri,  terjadi karena masalah miskomunikasi antarsiswa, kurangnya pemahaman siswa akan statusnya sebagai pelajar, kurang mengerti tujuan hidupnya, kurangnya perhatian dari orang tua/wali, dan kebiasaan siswa yang kurang baik di rumah, serta guru kurang menyadari tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik dan pengajar.(2) Konflik-konflik antarindividu terjadi karena masalah miskomunikasi diantara siswa dan guru yang berkonflik dan tingginya paham sukuisme dari beberapa guru.(3) Faktor-faktor pendukung dalam mengimplementasikan manajemen konflik yaitu (a) Ketersediaan guru BP/BK. (b) Adanya kerja sama antara orang tua dengan pihak sekolah dalam mendidik peserta didik. (4) Faktor-faktor penghambat implementasi manajemen konflik adalah  (a) Tidak berfungsinya orang tua sebagai figur teladan bagi anak (b) Tidak pedulinya guru akan kebersamaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. (5) Upaya mengatasi faktor penghambat dalam mengimplementasikan manajemen konflik: (a) Melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan pihak orang tua/wali siswa (b) Menjaga dan menjalin komunikasi antara guru dengan siswa dan guru dengan orang tua/wali siswa (c) Kepala sekolah melakukan pendekatan secara pribadi dengan guru. Saran untuk penyelenggara: (1) perlunya mempunyai program pengembangan kepribadian. Peraturan dan tata tertib sekolah harus ditegakkan. (2) Guru-guru harus akrab dan berinteraksi aktif dengan siswa (3) Menjalankan program layanan bimbingan konseling secara optimal untuk mencegah berbagai masalah siswa dan kenakalan siswa.

Keywords


Manajemen Konflik;

Full Text:

PDF

References


Bambang Wahyudi, (2008), Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Sulita.

Bungin, M. Burhan. 2008. Analisis Data penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Press.

Champoux, Joseph E. 1996. Organizational Behavior: integrating Individuals, Groupsa, and Process. New York: West Publishing Company.

Dyah Putri Maitasari. 2012. Pengembangan Model Manajemen Konlik Untuk Meningkatkan Kestabilan Emosi Pada Siswa Kelas XI Negeri 2 Karanganyer.

Eti Rochaety, Rahayuningsih, Pontjorini dan Y.G. Prima. 2006. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Edisi 2. Bandung: Bumi Aksara.

Fahmi, Irham. 2013. Perilaku Organisasi: Teori, Aplikasi, dan Kasus. Bandung: Alfabeta.

H. Ahmad Thontowi. Manajemen Konflik.sumsel.kemenag.go.id/file/dokumen/manajemenkonflik.pdf).

Hani T. Handoko. 2003. Manajemen. Cetakan XVII. Yogyakarta: BPFE

Hasibuan, Malayu S.P. 2000. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosda Karya.

Irfan Ardian. 2014. Implementasi Manajemen Konflik di SMA AL-Hasra Bojongsari Depok.

Kambey, Daniel C. 2010. Sistem Informasi Manajemen. Manado: Tri Ganesha Nusantara.

Kambey, Daniel C. 2010. Manajemen Konflik. Manado: Tri Ganesha Nusantara.

Kambey, Daniel C. 2012. Pengantar Manajemen. Manado: Tri Ganesha Nusantara.

Luthans, Fred. 2005. Perilaku Organisasi, Edisi X, (Terjemahan). Yogyakarta: Andi.

Moleong. Lexy.J.2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosda Karya.

Nahavandi, Afsana & Ali R. Malekzadeh. 1999. Organizational Behavior: The Person organization Fit. New Jersey: Prentice Hall.

Pasolong, Habani. 2012. Metode Penelitian Administrasi Publik. Bandung: Alfabeta.

Reza Mahendra Hadipranoto. 2012. Pengaruh Komunikasi Dalam Menyelesaikan Konflik Pada Hubungan Persahabatan Siswa Sedes Sapientiae Semarang.

Rohiat, 2009. Manajemen Sekolah. Bandung: PT Refika Aditama.

Ross. 1993. Perancangan dan Pembangunan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi.

S. Adi Suparto. 2007. Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dalam Manajemen Konflik Dengan Pendekatan Kecerdasan Emosional Pada Satuan Pendidikan Dasar.

Siti Nurnisa Dewanta. 2013. Penerapan Manajemen Konflik Berbasis Sekolah di Negeri 6 Yogyakarta dan Kolese de Britto Yogyakarta.

Stoner, James A.F. dan R.E. Freeman. 1992. Manajemen Jilid I (Terjemahan). Jakarta: Intermedia.

Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. (Edisi Revisi). Jakarta : Rineka Cipta.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.37905/aksara.9.3.1461-1470.2023

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Publisher:
Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128 e-mail: jurnalaksara@ung.ac.id
http://ejurnal.pps.ung.ac.id