Buku Cerita Interaktif Sebagai Medium Keterampilan Motorik Halus Anak

Bill Cedrik Putra Kalmansur, Elizabeth Susanti, Jessica Yonatia

Abstract


Keterampilan motorik yang baik sangat penting bagi anak usia dini sejak usia 3-6 tahun karena merupakan landasan bagi berbagai aktivitas anak di masa depan. Ada juga banyak jenis permainan di pasaran untuk melatih keterampilan motorik halus, namun tidak ada media yang ringkas dan praktis. Oleh karena itu, perlu dikembangkan alat-alat untuk melatih motorik halus yang nyaman dan dapat dilakukan secara mandiri. Buku bergambar interaktif bisa menjadi solusi untuk masalah ini. Dengan menggunakan aktivitas interaktif yang ada, anak dapat melatih keterampilan motorik halus sambil melatih tahap perkembangan lainnya seperti aspek bahasa, kognitif, dan kreatif. Buku yang ditujukan untuk anak usia 3-6 tahun ini berisi cerita tentang petualangan Benny dan Wanda dalam menyelamatkan dunia Crafty dari kehancuran. Ilustrasi dalam buku ini didesain menarik dengan warna cerah khas anak-anak. Kegiatan bermain dalam buku ini disusun sesuai dengan standar kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian ini dilakukan melalui wawancara, survei, dan studi literatur. Buku bergambar interaktif ini diharapkan dapat menjadi sarana latihan di rumah yang efektif untuk memenuhi bidang perkembangan anak, khususnya motorik halusnya, dan menghasilkan manusia yang unggul untuk generasi selanjutnya.

Keywords


anak usia dini; buku cerita interaktif; keterampilan motorik halus; pendidikan anak;

Full Text:

PDF

References


Anggraini, E. (2019). Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak. Serayu Publishing.

Hidayah, N. (2017). Inilah Pentingnya Melatih Aktifitas Motorik Anak Sejak Dini. Bernas.Id. https://www.bernas.id/2017/11/62638/52333-inilah-pentingnya-melatih-aktifitas-motorik-anak-sejak-dini/

Rashad, M., Susanti, E., & Tjandra, M. (2022). Perancangan Promosi Museum Batik Indonesia untuk Generasi Muda Melalui Instagram. Serat Rupa Journal of Design, 6(2), 204–219. https://doi.org/10.28932/srjd.v6i2.4619

Saputra, Z. (2016). 15 Aktivitas Menyenangkan Untuk Melatih Motorik Halus Anak. DuniaBelajarAnak.Id. https://www.duniabelajaranak.id/kak-zepe-lagui-anak-15-aktivitas-menyenangkan-untuk-melatih-motorik-halus-anak/

Sumantri, M. S. (2005). Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Dinas Pendidikan.

Susanti, E. G., & Tjandradipura, C. (2017). Workshop seni rupa sebagai terapi seni (art therapy) untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), E1–E5. http://repository.maranatha.edu/25002/2/42-462-1-PB%281%29.pdf

Uce, L. (2017). The golden age: Masa efektif merancang kualitas anak. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 1(2), 77–92.

Widi, S. C. P. (2015). Kemampuan Motorik Kasar dan Halus Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 11(2).

Wiyani, N. A. (2014). Psikologi perkembangan anak usia dini. Gava Media.

Yonatia, J., & Susanti, E. (2022). Perancangan Poster Edukatif Mengenai Pencegahan Covid-19 Untuk Anak Pra Sekolah dan Sekolah Dasar. Demandia: Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, Dan Periklanan, 7(2), 291–316. https://journals.telkomuniversity.ac.id/demandia/article/view/4341




DOI: http://dx.doi.org/10.37905/aksara.9.3.1719-1734.2023

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Publisher:
Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128 e-mail: jurnalaksara@ung.ac.id
http://ejurnal.pps.ung.ac.id