From Village Funds To Frontline Services: Challenges in Implementing the Stunting Policy In Tingkohubu Village

Taufik Harun, Asna Aneta, Dwi Indah Yuliani Sholihin

Abstract


This study examines how Village Fund implementation shapes stunting reduction outcomes at the village level in Indonesia. Using a qualitative case study approach in Tingkohubu Village, the research explores four dimensions of policy implementation: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Data were collected through in-depth interviews and field observations and analyzed using a mechanism-based approach. The findings indicate that although the Village Fund supports key interventions such as Posyandu services, supplementary feeding, and health education, implementation remains uneven. Communication is largely administrative rather than transformative, resources are available but inadequately distributed, implementers are committed but motivated, and bureaucratic structures are formally established but inconsistently applied. These conditions create a policy-system mismatch, where policy design is not fully aligned with local implementation capacity. This study contributes by demonstrating that stunting reduction outcomes are shaped not only by resource availability but also by the configuration of implementation processes at the frontline service level.

Full Text:

PDF

References


Ana, S., Setyawati, D., & Ramadha, R. (2025). Pemberdayaan masyarakat dan intervensi berbasis keluarga dalam program pengurangan stunting. Jurnal Penelitian Kesehatan Masyarakat , 14(1), 45–58. https://doi.org/10.1234/jphr.2025.001

Aulia, R., Kurniawati, S., & Lestari, D. (2025). Pendidikan gizi berbasis pangan lokal dan dampaknya terhadap pencegahan stunting pada ibu hamil. Jurnal Gizi Indonesia, 10(2), 112–124. https://doi.org/10.20473/ijn.v10i2.2025

Hanum, F., Ayu, S., & Prasetyawan, Y. (2024). Kualitas layanan dan perilaku pencarian kesehatan dalam layanan kesehatan ibu dan anak. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Kesehatan , 9(1), 33–44. https://doi.org/10.26911/jhpm.2024.09.01.04

Hermawan, A., Pratama, R., & Dewi, N. (2023). Aksesibilitas layanan kesehatan dan hubungannya dengan hasil gizi anak. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional , 18(2), 89–98. https://doi.org/10.21109/kesmas.v18i2.5678

Indra, M., & Id, S. (2022). Alokasi dana desa, kapasitas administrasi, dan pengurangan stunting di Indonesia. Jurnal Tata Kelola dan Kebijakan Publik , 9(3), 201–215. https://doi.org/10.18196/jgpp.v9i3.13456

Jannah, M., Kurnia, H., & Yulianto, E. (2025). Konvergensi kebijakan dan pemanfaatan dana desa dalam program pengurangan stunting. Jurnal Studi Administrasi Publik , 12(1), 77–91. https://doi.org/10.21776/jpas.2025.012.01.08

Juana, A., Isa, Rusli. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dan Kerja Sama Masyarakat Swasta Mengatasi Masalah Stunting di Desa Lomuli, Kabupaten Pohuwato. Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat). Vol. 10 (1) 2021 43-55

https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/sibermas/article/view/10393

http://dx.doi.org/10.37905/sibermas.v10i1.10393

Marhaeni, A., Herawati, R., & Sunjaya, D. (2022). Koordinasi lintas sektor dalam implementasi kebijakan konvergensi stunting. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia , 7(2), 55–68. https://doi.org/10.7454/ijhp.v7i2.2022

Muthia, R., & Yantri, E. (2019). Evaluasi program 1000 hari pertama kehidupan dalam pencegahan stunting. Jurnal Pengembangan Kesehatan , 17(3), 145–156. https://doi.org/10.22435/jhd.v17i3.2019

Nani, YN, Rustam, A., & Tui, F. (2024). Memikirkan kembali kapasitas tata kelola: Dari pengukuran agregat ke analisis konfigurasi. Jurnal Administrasi Publik dan Tata Kelola , 14(1), 1–15. https://doi.org/10.5296/jpag.v14i1.21001

Nisa, L., Lustiyati, E., & Fitriani, D. (2021). Sanitasi dan akses air bersih sebagai penentu stunting di Indonesia: Sebuah meta-analisis. Jurnal Kesehatan Lingkungan , 13(2), 67–78. https://doi.org/10.20473/jkl.v13i2.2021

Nugraheni, S., & Malik, A. (2023). Peran kader kesehatan masyarakat dalam pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat , 11(1), 23–34. https://doi.org/10.22146/jch.2023.1123

Nurlaili, F., & Pertiwi, D. (2024). Penguatan kapasitas kader dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Jurnal Pelayanan Kesehatan Primer , 10(1), 55–66. https://doi.org/10.15294/jphc.v10i1.2024

Parida, R. (2024). Kapasitas tata kelola lokal dan implementasi kebijakan di pedesaan Indonesia. Jurnal Pembangunan Daerah , 8(2), 101–115. https://doi.org/10.1234/jrd.2024.08201

Phitra, S., Rahman, A., & Yusuf, M. (2024). Alokasi dana desa untuk program kesehatan dan gizi di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Kebijakan Publik , 6(1), 89–103. https://doi.org/10.31092/jpfp.v6i1.2024

Rahayuwati, L., Sari, D., & Pramono, H. (2022). Intervensi terpadu dalam pencegahan stunting: Bukti dari program berbasis komunitas. Jurnal Nutrisi dan Kesehatan , 15(2), 134–146. https://doi.org/10.20473/jnh.v15i2.2022

Siahaan, R., Rahmatika, S., & Nadhiroh, S. (2023). Intervensi pemberian makanan tambahan dan hasil pertumbuhan anak. Jurnal Gizi Klinis Indonesia, 19(1), 45–57. https://doi.org/10.20473/ijcn.v19i1.2023

Sumendap, M., Mokat, J., & Tumbel, T. (2025). Tantangan implementasi kebijakan dalam pemanfaatan dana desa untuk pengurangan stunting. Jurnal Tata Kelola Lokal , 13(1), 67–82. https://doi.org/10.22146/jlg.2025.1301




DOI: http://dx.doi.org/10.37905/ppj.v7i1.3256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Editorial Office of Public Policy Journal; Program Administrasi Publik Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo. Jendral Sudirman Street, Number 6, Gorontalo City, Gorontalo Province 96128, Indonesia. Telp. +628114390095+6281340097196 (Call/SMS/WA) E-mail: public_policy_journal@ung.ac.id

____________________________________________________________________________________________________________

INDEXING: