ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS VIII SEMESTER II SMP NEGERI 5 BUKAL

Diah Fithrah Sari

Abstract


Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIII dalam
menyelesaikan soal matematika materi bangun ruang sisi datar ditinjau darigaya
kognitif Field Dependent (FD) dan Field Independent (FI)adalah kesalahan fakta,
kesalahan konsep, kesalahan prosedur dan kesalahan prinsip. Kesalahankesalahan
yang dilakukan siswa tersebut dapat dijadikan sebagaibahan
pertimbangan bagi guru dalam merencanakan kegiatan belajar mengajar.
Letakkesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal
bangun ruang sisi datar ditinjau dari gaya kognitifnya telah diketahui sehingga
guru dapatmengambil langkah antisipasi agar kesalahan serupa tidak terjadi lagi.

Kata kata kunci :kesalahan, materi bangun ruang sisi datar, gaya kognitif siswa.


References


Altun.A. & Mehtap.C. 2006. Undergraduate

Students’ Academic Achievement, field

Dependent/fField Independent Cognitif

Styles and Attitude toward computers.

Journal Education Technology and

Society,Vol.9,No.1 Page 289 – 297

Anita, E., Woolfolk. (1993). Educational

Psychology. Jakarta: Allyn dan Bacon.

Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur

Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek.

Jakarta: PT Rineka Cipta.

Budhiawan, Ignatius Candra, 2012. Upaya

mengatasi kesulitan belajar siswa

kelas VII SMP Kanisius Pakem pada

pokok bahasan Segitiga dengan

memanfaatkan program Geogebra

dalam proses Pembelajaran Remedial.

Jurnal FKIP Universitas Sanata

Dharma Kampus III USD Paingan

Maguwoharjo Yogyakarta.

Volume 01, Nomor 1, Februarii 2016 | 87

Countryman. 1992. Hakikat Pembelajaran

Matematika. Surakarta : Departemen

Pendidikan Nasional.

Dalyono. M. 2007.Psikologi Pendidikan (

Komponen MKDK).(Jakarta: Rineka

Cipta.

De Lange. (1987). Mathematics Insight And

Meaning. Utrecht.

Departemen Pendidikan Dan Kurikulum, ,

Kamus Besar Bahasa Indonesia,

Depertemen Nasional Balai Pustaka.

Departemen Pendidikan Nasional,

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Jakarta: Balai Pustaka.

Gravemeijer. 1994. Developing Realistic

Mathematics Education. Utrecht: CD-β

Press/ Freudenthal Institute.

Hakim,Thursan.2000. Belajar Secara Efektif

Panduan Menemukan Teknik Belajar,

Memilih Jurusan, Dan

MenentukanCita-Cita.(Jakarta:

Pustaka Swara.

Hadi, Sutarto. 2005. Pendidikan

Matematika Realistik dan

Implementasinya. Banjarmasin:

Penerbit Tulip.

Hamadi, Abu dan Supriyono,Widodo. 2008.

Psikologi Belajar.(Jakarta: PT Asdi

Mahasatya.

Hudojo,Herman. 2005. Pengembangan

Kurikulum dan Pembelajaran

Matematika, Malang: UM PRESS.

Hudojo, Herman. 1998 Mengajar belajar

Matematika, Jakarta: Direktorat

Pendidikan dan kebudayaan,

Direktorat Jenderal Pendidikan tinggi,

Proyek Pengembangan Lembaga

Pendidikan, Tenaga Kependidikan.

Hudojo. Herman, 1980. Mengajar Belajar

Matematika, Jakarta: Depdikbud Dirjen

PT Proyek Pengmbangan Lembaga

Pendidikan, Tenaga Pendidikan.

Jannah, Roudhotul. 2011. Membuat Anak

Cinta Matematika dan Eksak Lainya,

Yogyakarta: DIVA Press.

Jihad, Asep dan Haris, Abdul.2009.

Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta:

Multi Pressindo.

Joyce, Bruce. 1992. Models of Teaching,

Allyn and Bacon, Boston.

Keefe, James W., Learning Style: Theory &

Practice. Reston: National Association

of Secondary School Pricipals, 1987

Marulang.2004. Identifikasi Dan Analisis

Pemahaman Guru Dalam Beberapa

Masalah Esensial Matematika Sekolah

Dasar. Malang: Jurnal komprehensif

PPS IKIP Malang.

Masykur, Moch dan Abdul Halim Fathani.

Mathematical Intelligence: Cara

Cerdas Melatih Otak dan

Menanggulangi Kesulitan Belajar.

Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Miles B,Matthew dan Huberman (2007),

Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber

Metode-metode Baru, Universitas

Indonesia Press,Jakarta.

Moeliono,Anton M. 1998. Kamus Besar

Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai

Pustaka.

Ni’mah, Nunin. 2009. Penerapan

Pembelajaran Kontekstual Strategi

React Untuk Meningkatkan Prestasi

Belajar Pada Mata Pelajaran Ips

Ekonomi di Kelas VII SMP Kartika IV-8

Malang. http:// lib.uinmalang.

ac.id/abstract/03160025.pdf.

(29 November 2015)

Purwanto,2009. Evaluasi Hasil

belajar,Yogyakarta:Pustaka Belajar.

Purwanto, Ngalim. 2006. Psikologi

Pendidikan. Bandung. PT Remaja

Rosdakarya.

Rahmat, Jalaluddin. 1988. Psikologi

Komunikasi (Edisi Revisi). Bandung:

Remadja Karya.

Ramirez and Castenada, Some Attributes

of Field Independent and Field

dependent Cognitive Styles, 2015.

(http://www.nwrel.org/index.html).

Rivai, Veithzal. 2009. Manajemen Sumber

Daya Manusia Untuk Perusahaan Dari

Teori ke Praktik. Jakarta: Raja

Grafindo Persada.

Sani,Ridwan Abdullah. 2013. Inovasi

pembelajaran. Jakarta:Bumi Aksara.

Sardiman,2004. Interaksi dan Motivasi

Belajar Mengajar, (Jakarta: Pustaka

Swara.

Septi, Dian. 2012. Analisis Faktor-faktor

Yang Mempengaruhi Kebijakan

Dividen.Jurnal Q-man, Vol.1.No, 2.

Slameto,1991.Proses Belajar Mengajar

Dalam Sistem Kredit Semester

SKS.Jakarta: Bumi Aksara.

Slameto, 2003. Belajar dan Faktor-Faktor

yang Mempengaruhinya. Jakarta:

Rineka Cipta.

Slameto. 2003. Belajar dan factor-faktor

yang mempengaruhinya. Jakarta:

Rineka Cipta.

Soedjadi,R. 1999/2000. Kiat Pendidikan

Matematika di Indonesia,(Direktorat

jendral Pendidikan Tinggi Departemen

Pendidikan Nasional.

| JPs: Jurnal Riset dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Soedjadi, R. 2000. Kiat Pendidikan

Matematika di Indonesia: Konstatasi

Keadaan Harapan Masa Depan.

Jakarta: Dirjen Dikti.

Soedjadi, R. dkk. 2006. Diagnosis Kesulitan

Siswa Sekolah Dasar dalam Belajar

Matematika, Team Basic Scince LPTK

Dikti.

Soetopo,Hendyat. dkk,2010. Psikologi

Pendidikan , Malang: PHK S1 PGSDA.

Sri Wardhani,2004. ”Pembelajaran

Matematika

Kontektual”.Yogyakarta.Dirjen Dikdas

Men.PPPG Mat

Sudjana. 1989. Metoda Statistika Edisi ke

Bandung: Tarsito.

Suherman. Erman, et. al,2003. Strategi

Pembelajaran Matematika

Kontemporer, Bandung: Fakultas

Pendidikan Matematika dan IPA

Universitas Pendidikan Indonesia.

Sukino dan Simangunsong Wilson.(2006).

Matematika untuk SMP Kelas VII.

Jakarta: Erlangga

Sukirman, 2005.Identifikasi Kesalahan

yang diperbuat Siswa Kelas 3 SMP

pada setiap Aspek Penguasaan bahan

Pengajaran Matematika. Tesis S2.

Sunaryo, dkk, Modul Pembelajaran Inklusif

Gender. Jakarta: LAPIS.

Syah,Muhibbin. 2005. Psikologi Belajar,

Jakarta:Raja Grafindo Persada.

Syah. Muhibbin,2010.Psikologi Belajar,

Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Tarigan, Henry Guntur. 1987 Pengajaran

Sintaksis. Bandung: Penerbit Angkasa

Turmudi.dkk, 2003.Strategi Pembelajaran

Matematika Kontemporer,(Bandung:

Univ. Pendidikan Indonesia.

Uno, Hamzah B. 2008. Orientasi Baru

Dalam Psikologi Pembelajaran .

Jakarta: Bumi Aksara.

Usodo.Budi, 2001.Diagnosis Kesulitan

Belajar Siswa Topik Pecahan Dan

Alternatif Pemecahannya. Surabaya:

Tesis PPS UNESA.

Walgito, Bimo.2004. Pengantar Psikologi

Umum. Yogyakarta: Andi.

Witkin, H. A. C. A. Moore., D. R.

Goodenough., & P. W. Cox. 1979.

Filed Dependent and Filed

Independent Cognitive Styles and

Their Educational Implication. Riview

of Educational Research. Winter 1977,

Vol. 47, No. 1, 1-64.

Zulkardi. 2006. RME suatu Inovasi dalam

Pendidikan Matematika di Indonesia.

Makalah Refleksi dari Pelaksanaan

Konferensi Matematika 17-20 Juli di

ITB.http://www.geocities.com/ratuilma/

rme.html diakses 29 November 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




__________________________________________________________________________________________________________

Publisher:

Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128 e-mail: pps@ung.ac.id
http://ejurnal.pps.ung.ac.id