PERFORMA PERDAGANGAN SAPI POTONG ANTAR PULAU PADA UD BERSAMA DI KABUPATEN GORONTALO UTARA

Nur Sintia Ahmad, La Ode sahara, Umbang Arif Rokhayati, Sri Yenny Pateda, Alim S. Niode

Abstract


Perdagangan sapi potong antar pulau merupakan salah satu aktivitas agribisnis peternakan yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan daging sapi. Kabupaten Gorontalo Utara merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sebagai pemasok sapi potong, salah satunya melalui kegiatan perdagangan yang dilakukan oleh UD Bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa perdagangan sapi potong antar pulau pada UD Bersama Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian dilaksanakan pada Februari–April 2026 dengan menggunakan metode studi kasus. Data penelitian terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, serta data sekunder yang bersumber dari instansi terkait dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif terhadap sistem perdagangan, eksisting pengelolaan usaha, dan distribusi pemasaran sapi potong antar pulau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UD Bersama menerapkan sistem perdagangan yang terintegrasi melalui kegiatan pengadaan ternak, penampungan sementara, dan pemasaran berdasarkan permintaan pasar. Selama periode Mei 2025 hingga April 2026, UD Bersama telah mendistribusikan sebanyak 1.116 ekor sapi potong dengan rata-rata 93 ekor per bulan. Sebagian besar pengiriman ditujukan ke Kota Tarakan (95%), sedangkan sisanya ke Kabupaten Bulungan (5%), Provinsi Kalimantan Utara. Volume pengiriman berfluktuasi mengikuti dinamika permintaan pasar, tetapi kontinuitas distribusi tetap terjaga sehingga mencerminkan performa perdagangan yang mampu mendukung kelancaran distribusi, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan daya saing perdagangan sapi potong antar pulau.

Kata kunci: agribisnis, distribusi ternak, perdagangan antar pulau, sapi potong.

Full Text:

PDF

References


Anindita, Ratya dan Baladina, Nur. (2017). Pemasaran produk pertanian. Penerbit Andi.

Sudaryono. (2023). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed method. Edisi ke-2. PT RajaGrafindo Persada (Rajawali Pres).

Badan Pusat Statistik. (2025a). Metadata indikator statistik: Laju pertumbuhan. Sistem Informasi Rujukan Statistik (Sirusa). https://sirusa.bps.go.id

Badan Pusat Statistik. (2025b). Statistik Indonesia 2025. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. (2025). Provinsi Gorontalo dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kabupaten Gorontalo Utara. (2025). Statistik peternakan Kabupaten Gorontalo Utara tahun 2025. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo Utara.

Garaika, G., dan Darmanah, D. (2019). Metodologi penelitian. CV Hira Tech.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Statistik peternakan dan kesehatan hewan 2023. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kohls, R. L., dan Uhl, J. N. (2002). Marketing of agricultural products (9th ed.). Prentice Hall.

Kotler, P., dan Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Muhyi, H. A., Suryana, Y., dan Purnamasari, I. (2018). Metodologi penelitian. Adab.

Nurrisa, N., dan Hermina, H. (2025). Metode penelitian: Pendekatan studi kasus dalam penelitian sosial. CV Eureka Media Aksara.

Siregar, Sori Basya. (2010). Budidaya sapi potong. Penebar Swadaya.

Soekartawi. (2002). Prinsip dasar manajemen pemasaran hasil-hasil pertanian: Teori dan aplikasinya. PT RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.