NILAI BUDAYA KOMUNITAS BAJO DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR LIFE SKILL

Ningsi Hanapi

Abstract


Kajian terhadap komunitas Bajo, sangat menarik. Salah satunya ditinjau dari aspek pendidikan nonformal (PNF). Hasil preliminary study menunjukan bahwa program pendidikn keaksaraan, dan kesetaraan (bagian dari program PNF) tidak memberikan hasil yang optimal, hal ini disebabkan (1) motivasi belajar yang rendah, (2) sosial budaya dan nilai-nilai masyarakat Bajo sebagai orang pelaut dan (2) untuk program ketrampilan berbentuk life skill memberikan nuansa baru dalam kehidupan Bajo. Mencermati karakteristik masyarakat Bajo, jika dikaitkan dengan penyelenggaraan program life skill sesungguhnya memberikan kontribusi besar terhadap motivasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang peran Nilai Budaya Komunitas Masyarakat Bajo dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Life Skill. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan meliputi: 1) Wawancara 2) Observasi, dan 3) Studi Dokumen. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisa kualitatif dari Milles dan Hubberman (1987 ) yang dilaksanakan melalui langkah Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) orientasi Nilai Budaya Komunitas Bajo merupakan pemaknaan terhadap konsep “hidup” yang sesungguhnya sebagai penjabaran dari kerangka nilai budaya yang dikembangkan oleh Klcukhohn. (2) motivasi Belajar komunitas Bajo terhadap pembelajaran life skill meningkat yang ditunjang oleh perubahan pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor; (3) implementasi nilai budaya dalam meningkatkan motivasi belajar life skill sangat nampak pada esensi pemaknaan hidup komunitas Bajo sebagai usaha pencapaian kualitas hidup yang memberikan kontribusi besar terhadap motivasi belajar komunitas Bajo terhadap pembelajaran life skill. Berdasarkan temuan penelitian diatas, maka disarankan kepada stakeholders bahwa (1) penyelenggaraan program non formal dimasyarakat harus benar-benar mengedepankan prinsip pembelajaran partisipatif dengan pendekatan andragogi dan (2) memberikan nuansa yang dibutuhkan masyarakat serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi nilai sosial budaya masyarakat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




__________________________________________________________________________________________________________

Publisher:

Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128 e-mail: pps@ung.ac.id
http://ejurnal.pps.ung.ac.id