PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN STEM PADA TEMA ENERGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI KELAS 4 SD

Mansyur Husain, Mohamad Jahja, Muhamad Yusuf

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk; Untuk Mengembangkan,Mengetahui hasil implementasi , dan Efektivitas Proses Dengan Pendekatan STEM Dalam Pembelajaran IPA Konsep Energi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D).

Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil observasi, wawancara dan studi pendahuluan diperoleh temuan tentang Kondisi awal pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan STEM sudah sesuai mekanismenya. Akan tetapi belum ada panduan khusus yang memberikan pencerahan pada guru sehingga terkadang pemahaman masing-masing guru tentang STEM mengikuti naluri dan kreasi mereka dapat dari sumber internet.Adapun implementasi model akhir dilaksanakan melalui pelaksanaan uji coba skala kecil dan skala besar dan menunjukan efektifitas pengembangan melalui kegiatan yang telah dilakukan menunjukan bahwa panduan yang dikembangkan berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar peserta didik di kelas 4 SDN No 76 Kota Tengah

Keywords


Perangkat Pembelajaran, Pendekatan STEM , Hasil Belajar

References


Abdurrahman.2015.Guru Sains Sebagai Inovator: Merancang Pembelajaran Sains Inovatif Berbasis Riset.Media Akademi .Yogyakarta.

AECT.1970. The Definition of Education Tchnology, AECT. Washington.

Ali,Faried.1987.Metodologi Peneltian Sosial dalam Bidang Administrasi dan Pemerintahan, Raja Garindo Persada, Jakarta.

Ali, M.1997. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi, Tarsito, Bandung.

Ali,M.2010.Metodologi dan Aplikasi Riset Pendidikan,Pustaka Cendekia Utama,Bandung

Anggraini,F.I.,& Huzaifah,S.2017. Implementasi STEM dalam pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertama.Seminar Nasional Pendidikan IPA,1(1),722-731

Anderson, Ronald H. 1987.Pemilihan dan Pengembangan Media untuk Pembelajaran. Rajawali, Jakarta

Arikunto, Suharsimi.(1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, cetakan ke-8, Rineka Cipta,Yogyakarta

Association Educator. 2000. Competency –Bassed Education : What, Why, and How ? ASAE (American Society of Associatin Executives) Was hington, DC.

Astawan.I Gede.2013. Pendidikan IPA SD. Universitas Pendidikan Ganesha. Singaraja.

Bigge, Morris L. 1982. Learning Teories for Teaching, Harper & Row, Publisher,New York.

Brke,J.(Ed). Competency Based Education and Training. The Falmer Press. London.

Car,M. & Kirkwood V.1998. Teaching and learning about energy in New Zealand secondary school junior science claarooms Physics Education,23. 86-91

ContainedEnergyIndonesia.2011. Buku Panduan Energi yang Terbarukan,Kemendagri-PNPM Mandiri,Jakarta.

Dasuki, Dudung A. dkk.1994. Wawasan Dasar Pendidikan dan Wawasan Dasar Pengelolaan Pendidikan dalam Pengelolaan Pendidikan; Jurusan Adpen. Bandung.

Decentralized Basic Education Project 2007. Life Skills ( Integrasi Kecakapan Hidup dalam Pembelajaran, AED. Jakarta.

______________________________ .2007. Better Teaching Learning. AED. Jakarta

Departemen Pendidikan Nasional.2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Sekolah JenjangPendidikan Dasar dan Menengah. Badan Standar Nasional Pendidikan.

Department for Education and Children Services.1996. Quality Assurance Framework in Scools Guidelines for Implementattion. Adelaide.Quality Assurance Unit.

Depdiknas. (2007). Standar Kompetens dan Kompetensi Dasar Tingkat SD/MI,Jakarta

Dimyanti dan Mudjiono,2002. Belajar dan Pembelajaran.PT Rineka Cipta Jakarta.

Djojonegoro,W.dan Suryadi,A.1995.Peningkatan Kulaitas SW untuk Pembangunan, Depdikbud.Jakarta.

El-Deghaidy,H.,& Mansour,N.2015. Science Teacher’Perceptions of STEM Education: Possibilitiies and Challenges, International Journal of Teaching 1(1): 51-54.

Gagne, Robert M. 1977. The Conditions of Learning and Theory of Instruction. Fourth Edition. Holt-Saunders International Editions,New York

Gronlud,Norman E.1974. Indivializing Classroom Intruction,MacMillan Publishing Co. New York.

Gulo,W. 2002. Metode Penelitian. Gramedia Widiasarana Indonesia,Jakarta.

Halimah, L. 2017. Ketrampilan Mengajar sebagai Inspirasi untuk Menjadi Guru yang Excellent di Abad ke-21 Refika Aditama, Bandung,

Hamdayana, J, 2014. Model dan Metode Pembelajaran Krektif dan Berkarakter. Ghalia Indonesia, Jakarta.

Hamalik, O, 2004. Proses Belajat Mengajar, PT, Bumi Alsara. Jakarta

Hanif Dhakiri,2018. Perkuat Daya Saing,Kompas,2 Juli 2018.

Hannover Research. 2013. Successful K-12 STEM Education : Identifying Effective Approaches in Science, Technology, Engineering ,and Mathematics National AcademiesPress.NW.Suite 300. P 2027562971 F 866.808.6585l. Washington ,DC. US.

Johson,LouAnne.2009. Pengajaran yan Kreaktif dan Menarik . PT INDEKS.

Kerlinger, F. N. 1996.Foundation of Behavioral Research. Rinehart and Wiston inc. Terjemahan Gajah Mada Press..

J.Mishra,Punya. 2009. What is Technologycal Pedagogical Content Knowledge ? Michigan State University

Koehler,Matthew. (2011). Approaches to Developing TPACK htttp/www.iteea.org/Conference/PATT28//Fan%20Ritz.pdf.Koehler, Matthew.

Kemendikbud. 2013. Kurikulum 2013. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,Jakarta.

Liliasari.2011.Berpikir Sains DalamPembelajaran Untuk Membentuk Manusia Indonesia Yang Kritis,Kreaktif dan Berkarakter. Seminar Nasional Sains Pascasarjana UNS. 5 November 2011 Surakarta.

Kuntoro,Sidik A. 1997. Menelusuri Perkembangan Pendidikan Nasional di Indonesia : Peran Pendidikan Bagi Integritas Bangsa,pidato Pengukuhan Guru Besar, IKIP Jogyakarta.

Lapp,Dianne,dkk.,1975 Teaching and Learning : Philosophycal,Psychologycal and Curriculer Application,MacMillan Publishing Co. New York.

Mardapi,D.dkk.2001. Pola Induk Pengembangan Sistem Pengujian Hasil Belajar Berbasis Kemampuan Dasar Siswa Sekolah Menengah Umum. Universitas Negeri Yogyakarta.Yogyakarta.

Mulyasa,E. 2005. Menjadi Guru Profesional. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Rosdakarya, Bandung.

Maskow, A.H. 1970. Motivation and Personality, Harper and Row, New York.

Masri Singarimbun dan Sofian Effendi (1989). Metode Penelitian Survai, LP3ES, Jakarta.

Macbeath, John and Peter Mortimore. 2001.Improving School Effective. Ali Bahasa Nin BaktdiSumanto, Grasindo Jakarta.

Mariana, I.M.2009. Hakikat IPA dan Pendidikan IPA untuk Guru SD,PPPTKIPA. Jakarta.

Mulyasa,E.2005. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreaktif dan Menyenangkan.Remaja Rosdakarya,Bandung.

Munandar.2009.Pengembangan Kreaktivitas Anak Berbakat,Rineka Cipta,Jakarta.

Nakakura,J.dan Prevenas,M.(2013). The Hawaii STEM Learning Strategy and Network: STEM for All and All for STEM.

Nasution, S. (1991). Metode Research, Penelitian Ilmiah, Tesis, jemmars, Bandung.

Nazir. Moh. (1988). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia, Jakarta.

Novak,Joseph D.,& Bob D. Gowin.1984. Learning How To learn. Camridge Company, London.

Pamilu, A. 2007. Mengembangkan Kreaktivitas Dan Kecerdasan Anak,Crita Media, Jogjakarta.

Pertiwi, S., Abdurrahman, dan Rosidin, Undang. 2017. Efektivitas LKS STEM untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pembelajaran Fisika, Vol. 5(2), 11-19.

Permendikbud nomor 65. 2013. Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Prastowo. Jakarta:

Percival Fred and Henry Ellington. 1993 .A Handbook of Educational Technology, Kogan Page, London.

Pfeiffer. H>D. Ignatov. D>I. & Poelmans,J. (2013). Conceptual Sructures for STEM Research and Education 20th International Conference on Structures,ICCS 2013. Mumbai, India, January 10-12,2013. Proceedings Springger. ISBN 978-3-642-35785-5.

Purwanto ,N.2008 .Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi. Pengajaran.Bandung

Permen ESDM RI Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Listrik, Jakarta

Reeve, Edward M. & Avery Zanj K.2013. Developing Effective STEM Professional Deveiopment Program. Journal of Technology Education.25(1).55-67.

Riduwan.2013. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Alfabeta, Bandung.

Riduwan.(2002). Skala Pengukuran Variabel- variabel Penelitian, cetakan ke-2CV.Alfabeta, Bandung.

Riduwan. 2013. Metode dan Teknik Menyusun Tesis, cetakan ke-9. Alfabeta, Bandung.

Riduwan. 2013. Metode dan Teknik Menyusun Proposal Penelitian, cetakan ke-5. Alfabeta, Bandung.

Rinehart,G.1993. Quality Education : Applying the Philosophy of Dr. W. Edwards Demingto Transform the System.WI : ASC Quality Press.

Rissanen, A. (2011). Active and Peer Learning in STEM Education 95 Strategy. Science Education International, Vol. 25(1), 1-7.

Robert, D.(2012). Apllying STEM Intructional Strategies to Design and Technology Currikulum. Technology Edication in the 21^st Century, 111-118.

Rowiszowki,A.J. 1988.The Selection and Use of Instruductinal Media : For Improved Classroom Teaching and Interactive, Individualized Instruction, Kogan Page, New York.

Rusman, 2012. Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru ,Rajawali, Pres, Jakarta.

Rusman. 2012. Model-Model Pembelajaran.PT. Rajagrafindo. Jakarta.

Rustaman, N,Y. 2016. Pembelajaran Sains Masa Depan Berbasis STEM Education.ProsedingSeminar Nasinal Biologi Edukasi 2016/SEMNAS/ Bio-Edu I.

Sari,L.,H. 2017. Pengaruh Implementasi Pembelajaran STEM Terhadap Persepsi,Sikap, dan Kreaktivitas Siswa ,Prosiding Seminar Nasional MIPA III,(1),416-420.

Sambada, D. 2012. Peranan Kreaktivitas Siswa terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Fisika dalamPembelajaran Kontektual , Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya 2(2): 37-`47

Samtowa, U. 2011. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Indeks. Jakarta.

Sani, R.A. 2014. Pembelajaran Santifik untuk Implementasi Kurikulum 2013, Bumi Akasara, Jakarta.

Simbolon, R.., Hasruddin dan Agung Sunarmo, 2015. Pengaruh Metode Pembelajaran PenemuanTerbimbing dan Kreaktivitas terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SDN No. 105292 Bandar Klipp Kabupaten Deli Serdang.http:/www,e-jurnal,com/2015/10/pengaruh-Metode-pembelajaran-penemuan.html.

Stefanus,S.2005. ReverceEngineering-Teori dan Aplikasi.Badan Penerbit Universitas Diponegoro,Semarang.ISBN:979.704.311.8.

Susanto,Ahmad.2012. Teori Belajar dan Pembelajaran Di Sekolah Dasar, Kencana Prenadamedia,Jakarta.

Suwarma,I.R.,Astuti,P.,Endah.,N.E.,(2015). “Ballon Powered Car” Sebagai Media Pembelajaran IPABerbasis STEM( Science, Technology, Engineering,and Mathematics). Prosding SimposiumInovasi dan Pembelajaran Sains.

Sugiyono,2010. Metode Penelitian Pendidikan.Alfabeta, Bandung

Sunarmo.2018. Pembelajaran IPA di Era Revolusi Industri 4.0.,Seminar Nasional PendidikanFisika IV 2018), Abstrak, Universitas Sebelas Maret Surakarta Pendidikan Fisika IV 2018), Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Sudjana, Djjudju.2003. Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif,Nusantara Press.Bandung.

Sumiati dan Asra .2009 . Metode Pembelajaran, CV Wacana Prima, Bandung

Sunaryo Kartadinata..et.al. 1994. Studi tentang Perkembangan Model PBM yang Mendukung Perkembangan dan Kesiapan Inlektual,Personal dan Sosial Murid SD untuk MemasukiPendidikan Dasar 9 Tahun. Laporan Peneltian IKIPBandung. Bandung.

Suryadi,Ace,2002. Pendidikan , Investasi SDM, dan Pembangunan,PT Balai Pustaka, Jakarta.

Syamsuddin, Makmun. Abin. 1999 Psikologi Kependidikan, Ramaja Rosdakarya, Syarifuddin. 2002. Manajemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan. Grasindo.Jakarta.

Torlakson, T. 2014. Innovate : A Blueprint For Science. Technology, Engineering and Mathematics in California Public Education. California State Superintendent of Public.

Undang-Undang Republik Indonesia No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional(Sikdikdinas), Sinar Grafika. Jakarta.

UNESCO. 1993. Education For All : Status and Trend .Pads. UNESCO.

Uno, Hamzah B., Umar, Masri Kudrat,dan Panjaitan,Keysar (2014). Variabel Penelitian Dalam Pendidikan dan Pembelajaran,cetakan ke-1.PT.Ina Publikatama,Jakarta.

Widyastuti, Erna. 2018. Pengaruh Prmbelajaran STEM, Science Techology Enginering and Mathematics Education (STEM) dan Kreaktivitas Dalam Memecahkan Masalah Terhadap Hasil Belajar . Program Pascasarjana, Universitas Terbuka.

Wahab,A.A. 1987. Implementasi Konsep Pendekatan Tujuan dan Cara Belajar Siswa Aktif Oleh Guru SMAN Kabupaten Bandung (Suatu Studi Administrasi Inovasi Pendidkan(Disertasi) PPS IKIP Bandung.

Wahidin. (2006). Metode Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Sangga Buana,Bandung.Bandung.

Wayne K, Hoy and Miskel , Cecil G. 1978. Educational Adminitration, Theory Research, and Practice. Random House. New York.

White, John. 1990. Educational and The Good Life. Educational Studies, Kogan Page. London.

Winarni, J.,Siti Z.& Supriyono.K.H. 2016. STEM: Apa, Mengapa, dan Bagaimana. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang,ISBN:978-602-9286-21-2 hlm 980-981.

Wirartha.(2006), Metode Penelitian Sosial Ekonomi, Yogyakarta.

W.L. Wellace.(19973). The Logic of Science in Sosiology,aldine,Chicago.

Woodhall, Maureen.1970. Cost Benefit Analysis in Educational Planning. EP Printer in Belgiun.UNESCO.

Wulan,A.R. (2008). Skenario Baru Bagi Implementasi Assement Kinerja Pada Pembelajaran Sains di Indonesia,FPMIPA. Universitas Pendidikan Indonesia.http/www.file.upi.edu.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.